Indonesia adalah negara yang memayungi berbagai kebudayaan
di dalamnya. Kebinekaan budaya difasilitasi dan dimajukan. Tak hanya itu,
Indonesia memfasilitasi segala macam ragam kebudayaan yang berkolaborasi dari
Sabang sampai Merauke. Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan dari Aceh hingga
Papua. Mari kita cermati komposisi para peserta Sidang Badan Penyelidik
Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK). Di dalamnya, ada 70 anggota yang
berlatarbela kang suku dan agama yang tidak sama. Tak hanya menghormati, kebudayaan-kebudayaan
yang ada, baik dalam sebuah negara atau kebudayaan antarnegara, sebaiknya
membangun sebuah kerja nyata yang menunjukkan bagaimana perbedaan itu bisa
mendorong harmonisasi. Kolaborasi antarbudaya bisa menjadi agenda berikutnya.
Kolaborasi merupakan sebuah kerja sama yang dilakukan, baik individu maupun
kelompok. Mereka yang terlibat dalam kerja sama itu mendasarkan dirinya pada
nilai yang disepakati, komitmen yang dijaga serta keinginan untuk menunjukkan
kepada khalayak bahwa perbedaan latar belakang budaya, tidak menghalangi
siapapun untuk bisa bekerja bersama-sama. Dengan semangat kolaboratif, jati
diri yang berbeda itu bisa bergandengan tangan menciptakan prakarya kebudayaan.
Karena bersifat kolaborasi, maka identitas-iden titas yang turut di dalamnya
tidak kehilangan jati dirinya. Persis seperti gambaran tentang jati diri bangsa
Indonesia yang berasal dari keragaman identitas yang masih sangat terjaga,
meski dalam satu waktu, ada identitas yang secara bersama-sama dise pakati
sebagai identitas nasional
Indonesia memang dikenal sebagai negara yang kaya akan keragamannya. Mulai dari suku, ras, agama, dan lainnya. Hal inilah yang membuat Indonesia memiliki beragam budaya. Hampir tiap daerah di Indonesia punya budaya khasnya. Agar budaya-budaya ini bisa makin dikenal dan dihargai oleh masyarakat luas, maka diperlukan kolaborasi budaya. Kolaborasi budaya adalah kerja sama antarindividu atau kelompok yang mewakili berbagai aspek budaya Indonesia. Kegiatan ini melibatkan unsur budaya dari berbagai wilayah, seperti Jawa, Sumatra, Bali, Sulawesi, hingga Papua.
Dalam kolaborasi ini, tiap elemen budaya memberikan inspirasi dalam menciptakan suatu karya yang harmonis.
Contoh Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia
Kolaborasi antar budaya dilakukan untuk mempromosikan keberagaman budaya dan memperkuat kesatuan bangsa.
Negara kita memiliki banyak contoh kegiatan kolaborasi antar budaya yang ada di Indonesia. Berikut diantaranya:
1. Festival Musik
Festival musik sering menghadirkan beragam jenis musik dari berbagai budaya yang memungkinkan terjadi kolaborsi budaya.
Para musisi dari berbagai daerah di Indonesia dapat saling berkolaborasi dalam pertunjukan bersama.
Mereka bisa menciptakan musik yang menggabungkan unsur-unsur dari berbagai tradisi musik, teman-teman.
Di Indonesia contohnya ada Festival Musik Yogyakarta yang biasanya rutin diselenggarakan tiap tahun.
Dalam Festival Musik Yogyakarta, ditampilkan musik tradisional dari berbagai daerah, seperti Sunda, Jawa, dan Bali.
2. Festival Tari Nusantara
Selain musik, Indonesia juga punya banyak sekali tarian. Hampir tiap daerah punya tarian tradisional yang khas.
Pada kegiatan ini, ditampilkan tarian kolaborasi dari berbagai adat di Indonesia dalam satu tempat yang sama.
Lewat Festival Tari Nusantara, kita bisa melihat dan mengenal berbagai tarian dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia kalau negara kita punya budaya yang sangat kaya.
Dengan begitu, ini bisa mendorong masyarakat untuk terus menghargai dan melestarikan tarian nusantara.
3. Festival Kuliner Nusantara
Masing-masing daerah di Indonesia memiliki resep masakan yang berbeda-beda. Hampir semua khas dan unik.
Seiring perkembangan zaman, kuliner Indonesia mulai tenggelam karena banyak makanan cepat saji.
Oleh karena itu, pengadaan Festival Kuliner Nusantara bisa dilakukan sebagai wujud kolaborasi antar budaya.
Tujuannya adalah untuk menumbuhkan rasa bangga masyarakat atas warisan kuliner Nusantara dari rempah-rempah.
Selain itu, kegiatan ini juga bisa memberikan ruang dan peluang UMKM di bidang kuliner untuk kian berkembang.
4. Upacara Kemerdekaan di Istana Negara
Upacara Kemerdekaan di Istana Negara Jakarta adalah salah satu contoh kolaborasi antar budaya di Indonesia, lo.
Ini karena selain memperingati kemerdekaan, nantinya di sana juga ada hiburan berupa pertunjukan budaya.
Misalnya, paduan suara yakni Gita Bahana Nusantara yang menggabungkan lagu daerah dari Sabang-Merauke.
Selain itu, disajikan pula seni tari, seni bela diri, seni alat musik tradisional yang datang dari berbagai daerah.
Saat upacara, kita juga bisa melihat pakaian adat dari banyak daerah di Indonesia yang dipakai oleh tamu undangan.
5. Kolaborasi Batik dan Pakaian Modern
Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang telah jadi bagian penting dari identitas budaya bangsa.
Kolaborasi antara batik dan busana modern merupakan contoh nyata bagaimana budaya tradisional bisa ikuti zaman.
Ketika batik digabungkan dengan desain busana modern, terjadi kolaborasi budaya yang hasilkan karya baru.
Ini akan memadukan keindahan motif-motif tradisional dengan gaya busana yang lebih modern dan universal.
Kolaborasi ini mencerminkan bagaimana budaya Indonesia bisa terus beradaptasi dengan perubahan zaman.
ALASAN MENGAPA PERLU KOLABORASI
1. Melestarikan dan Mengelola Keberagaman
Alasan pertama mengapa kita perlu mengadakan kolaborasi budaya adalah untuk melestarikan keberagaman.
Seperti kita tahu, keberagaman yang ada di sekitar kita merupakan salah satu kekayaan bangsa.
Dengan keberagaman itu, banyak masyarakat luar negeri yang tertarik berkunjung ke negara kita.
Lewat adanya kegiatan kolaborasi budaya, maka keberagaman budaya lokal bisa terus lestari, teman-teman.
2. Memperkenalkan Budaya
Kita perlu mengadakan kegiatan kolaborasi budaya untuk mengenalkan suatu daerah ke daerah lain.
Tidak terbatas di dalam negeri atau daerah lain, kita juga bisa mengenalkan budaya hingga ke luar negeri.
Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mengenalkan budaya, misalnya mengunggah foto di media sosial.
Dengan mengenalkan budaya lokal, maka budaya akan dikenal oleh masyarakat luas dan lebih lestari.
3. Saling Menghargai Perbedaan
Seperti kita tahu, kolaborasi budaya mempertemukan dua atau lebih budaya yang berbeda dari daerah yang berbeda.
Kolaborasi budaya ini penting untuk melihat kalau perbedaan budaya ini bukan penyebab pertentangan
ebaliknya, kebudayaan harus dipahami sebagai sesuatu yang berharga dan harus ada hingga generasi mendatang.
Lewat kegiatan kolaborasi budaya, kita bisa menghargai berbagai perbedaan budaya dan menghindari konflik.
Selain itu, kita juga bisa membentuk rasa kekeluargaan dari perbedaan yang dipahami sebagai sebuah kesatuan.
4. Mengembangkan Kecerdasan Budaya
Kolaborasi budaya membentuk lingkungan lintas budaya yang dapat mengembangkan kecerdasan, lo.
Kecerdasan budaya adalah keterampilan seseorang untuk menerapkan kebudayaan di lingkungan sekitar.
Kecerdasan budaya bisa berkembang saat kita mampu menghormati dan menyesuaikan diri pada budaya tertentu.
5. Mengembangkan Kreativitas
Alasan lain mengapa kita perlu mengadakan kolaborasi budaya adalah untuk mengembangkan kreativitas kita.
Sebab, kolaborasi budaya bisa menciptakan perpaduan dua budaya atau lebih. Itulah yang disebut kreativitas.
Dengan adanya kreativitas, kolaborasi budaya bisa menyesuaikan zaman dan menarik minat masyarakat.
.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.png)
.jpg)