Ini pertanyaan yang sangat sederhana namun jawabannya bisa menghabiskan 417 halaman bahkan lebih. Karena sekolah adalah tempat belajar dan diajar, tempat mengembangkan intelektual dan moralitas. Dengan kelengkapan sistem dan fasilitas pengajaran yang disebut pendidikan.
Pendidikan itu prioritas. Bahwa pendidikan ialah proses pembangunan yang paling utama
dalam menentukan kapasitas intelektual dan moralitas suatu negara. Menurut Rousseau pendidikan mesti berbasis pada kebebasan peserta didik untuk mengembangkan potensinya masing-masing yang saat ini Indonesia menyebut "merdeka belajar", di Amerika "Freedom Education" dan di Prancis "Liberate Education".
Sementara di pikiran Jhon Locke pendidikan itu mestinya diatur melalui sistem; apa yang mesti diberikan kepada peserta didik. Menurut Locke pada awalnya manusia itu ibarat kertas putih yang masih polos atau disebut teori "Tabulasi".
Pendidikan merupakan instrumen strategis untuk mencapai yang namanya "Keadilan dan kesejahteraan". Masa sih bukanya hukum atau ekonomi? Iya..! Hukum dan ekonomi memang penting tetapi jauh lebih penting adalah bagaimana menempatkan manusia sebagai mahluk yang benar-benar berpikir dan bermoral.
Negara yang kualitas pendidikannya baik, maka kualitas kehidupan bernegara juag baik. Karena hukum dan ekonominya ditangan orang-orang baik dan benar. Sebaliknya jika pendidikan suatu negara itu lemah, maka negara itu berpotensi kesewenang-wenangan, diktator dan pragmatis. Kata Thomas Hobbes "Leviathan" atau monster laut.
Menurut Hobbes manusia pada mulanya seperti serigala yang saling memangsa satu sama lain "homo homini lupus". Kondisi itu melahirkan perang antara kelompok satu dengan yang lain atau disebut "Bellum Omnnius Contra Omnnes".
Karena itu, orang yang berpendidikan mestinya tidak lagi saling memangsa seperti serigala, baik secara personal ataupun kelompok. Dengan pendidikan manusia membuat suatu negara untuk mengatur, melindungi dan menjamin kehidupan manusia.
Hanya dengan pendidikan Negara menjadi kuat dan dunia mengalami lompatan kemajuan Moderenitas: berpikir melampaui dokma dan doktrin. Kemudian berpikir melahirkan kecanggihan teknologi.
Jadi orang yang sering menyakiti, dengki dan saling memangsa terhadap orang lain, dia adalah Serigala atau orang primitif yang hidup sebelum masa pencerahan.

.jpg)
.jpg)
.png)
.jpg)
0 Comments:
Posting Komentar