Sabtu, 09 November 2024

Lolos Mengikuti Seleksi Kandidat Duta Teknologi 2024 Sulawesi Barat

 


Jumat 08 November2024 , tatkala mentari sudah pamit ke peraduan, saya sedang menonton siaran ulang youtube debat kandidat calon bupati dan wakil bupati kabupaten mamasa. Kutengok jam di lenganku menujukkan pukul 20.15 menit.

Muncul notifikasi dilayar hapeku sebagai tanda ada pesan masuk. “Paling itu chat teman-teman di grub PPG Daljab” kataku dalam hati. Yah memang setelah kami melaksanakan UKPPG beberapa hari lalu, grub itu selalu ramai pesan dari teman-teman. Kadang curhat soal Ukinnya yang tidak sempurna, study kasus yang kalimatnya kurang 350 kata, babibu dan bla-bla. Tetapi lebih banyak menumpahkan kegelisahan dan kekawatiran  tidak lulus.

Semakin kesini bunyi notifikasi itu kian bertubi-tubi. Ada apa? Jangan-jangan sudah ada pengumuman kelulusan PPG. Pikirku. Saya jeda video yang sedang saya tonton dan segera  dalam kecepatan jari membuka wa. Kutengok-tengok, ada banyak pesan pada  grub. Selain Grub PPG, Grub Guru Penggerak Sulbar, juga ada beberapa pesan di grub sahabat teknologi sulbar.

Saya membuka  grub “sahabat teknologi sulbar 2024”. Saat saya buka  ada pesan Ibu Dewi lestari Guru di SMPN 6 Topoyo, lewat hasil Scrensoot mengimformasikan bahwa iya lolos seleksi calon duta teknologi 2024 selawesi barat sembari mengirmkan link PembaTIK. Mungkin maksudnya supaya kami peserta mengecek juga apakah lolos atau tidak.

Saya sebagai salah satu peserta tetiba deg-degan membukusi badan. Ingin segera mengecek juga tapi ada kekawatirsn tidak lolos sehingga Keinginan untuk mengecek saya tunda. 10 menit berlalu saya belum mengecek. 20 menit berlalu saya masih belum mengecek, hinggan 65 menit berlalu, karena rasa penasaran kian menggebu, dan karena keinginan untuk segera mengetahui nama-nama peserta yang lolos sehingga kupaksakan diri untuk membuka link tersebut.

Setalah saya mengimput email dan mengklik enter, muncul nama dan instansi saya. Kemudian saya scrol kebawah bukan main senangnya. Saya merasakan getar itu ketika namaku terhampar disana dan dinyatakan lolos 5 besar sebagai kandidat duta Teknologi 2024 sulawesi Barat.

Ada perasaan tak menyangka juga tak percaya tapi itulah ketetapan Tuhan. Tentu saya tidak sampai loncat-loncat tapi karena teralalu senangnya segera kukabarkan pada Ma, si pemilik kelembutan dan perawat kasih sayang. Ia terdiam sejenak. Mungkin iya sadar setiap perjuangan terdekap didalamnya konsekunesi.  Level 1 Literasi, Level 2 Implementasi, Level 3 Kreasi dan Level 4 Berbagi dan berkolaborasi. Meski hanya lebih kurang 5 bulan tapi banyak cerita tercipta semenjak membaca materi, singronus kelas dan mengikuti webiner saat agenda lain padat. Implemnatasi di kelas, membuat kreasi dan berbagi bersama siswa, rekan sejawat dan sahabat teknologi.

Orang mungkin akan merayakan kesenangannya dengan hal yang mereka punya dan suka. Dan ibu saya dalam mengepresikan kesengannya ia mengambil wudhu segera shalat. Mungkin iya ingin mengucap syukur kepada Tuhan atas pencapaian anaknya ini.

Malam ini sungguh saya dipenuhi taburan senyum dan luapan semangat. Aku lalu menuliskannya seperti yang Anda baca ini. Lalu hembus angin dari rindang pohon depan rumah ikut mengirim kedinginan yang menembus pori-pori, ia tumpah dan meleleh bersama aroma kopi. Tak sadar waktu sudah pukul 23. 59. Dengan segenap cinta dan getar yang bergelora. Getar-getar itu semakin melengkapi keyakinan tahun ini saya bisa finish sebagai duta teknologi. Semoga!

 

0 Comments:

Posting Komentar