Jumat 08 November2024 , tatkala mentari sudah pamit ke
peraduan, saya sedang menonton siaran ulang youtube debat kandidat calon bupati
dan wakil bupati kabupaten mamasa. Kutengok jam di lenganku menujukkan pukul 20.15
menit.
Muncul notifikasi dilayar hapeku sebagai tanda ada pesan
masuk. “Paling itu chat teman-teman di grub PPG Daljab” kataku dalam hati. Yah
memang setelah kami melaksanakan UKPPG beberapa hari lalu, grub itu selalu ramai
pesan dari teman-teman. Kadang curhat soal Ukinnya yang tidak sempurna, study
kasus yang kalimatnya kurang 350 kata, babibu dan bla-bla. Tetapi lebih banyak menumpahkan
kegelisahan dan kekawatiran tidak lulus.
Semakin kesini bunyi notifikasi itu kian bertubi-tubi. Ada
apa? Jangan-jangan sudah ada pengumuman kelulusan PPG. Pikirku. Saya jeda video
yang sedang saya tonton dan segera dalam
kecepatan jari membuka wa. Kutengok-tengok, ada banyak pesan pada grub. Selain Grub PPG, Grub Guru Penggerak
Sulbar, juga ada beberapa pesan di grub sahabat teknologi sulbar.
Saya membuka grub “sahabat
teknologi sulbar 2024”. Saat saya buka ada pesan Ibu Dewi lestari Guru di SMPN 6
Topoyo, lewat hasil Scrensoot mengimformasikan bahwa iya lolos seleksi calon duta
teknologi 2024 selawesi barat sembari mengirmkan link PembaTIK. Mungkin
maksudnya supaya kami peserta mengecek juga apakah lolos atau tidak.
Saya sebagai salah satu peserta tetiba deg-degan membukusi
badan. Ingin segera mengecek juga tapi ada kekawatirsn tidak lolos sehingga Keinginan
untuk mengecek saya tunda. 10 menit berlalu saya belum mengecek. 20 menit
berlalu saya masih belum mengecek, hinggan 65 menit berlalu, karena rasa penasaran
kian menggebu, dan karena keinginan untuk segera mengetahui nama-nama peserta
yang lolos sehingga kupaksakan diri untuk membuka link tersebut.
Setalah saya mengimput email dan mengklik enter, muncul nama
dan instansi saya. Kemudian saya scrol kebawah bukan main senangnya. Saya merasakan
getar itu ketika namaku terhampar disana dan dinyatakan lolos 5 besar sebagai
kandidat duta Teknologi 2024 sulawesi Barat.
Ada perasaan tak menyangka juga tak percaya tapi itulah
ketetapan Tuhan. Tentu saya tidak sampai loncat-loncat tapi karena teralalu
senangnya segera kukabarkan pada Ma, si pemilik kelembutan dan perawat kasih
sayang. Ia terdiam sejenak. Mungkin iya sadar setiap perjuangan terdekap
didalamnya konsekunesi. Level 1
Literasi, Level 2 Implementasi, Level 3 Kreasi dan Level 4 Berbagi dan
berkolaborasi. Meski hanya lebih kurang 5 bulan tapi banyak cerita tercipta
semenjak membaca materi, singronus kelas dan mengikuti webiner saat agenda lain
padat. Implemnatasi di kelas, membuat kreasi dan berbagi bersama siswa, rekan
sejawat dan sahabat teknologi.
Orang mungkin akan merayakan kesenangannya dengan hal yang mereka
punya dan suka. Dan ibu saya dalam mengepresikan kesengannya ia mengambil wudhu
segera shalat. Mungkin iya ingin mengucap syukur kepada Tuhan atas pencapaian
anaknya ini.
Malam ini sungguh saya dipenuhi taburan senyum dan luapan
semangat. Aku lalu menuliskannya seperti yang Anda baca ini. Lalu hembus angin
dari rindang pohon depan rumah ikut mengirim kedinginan yang menembus
pori-pori, ia tumpah dan meleleh bersama aroma kopi. Tak sadar waktu sudah
pukul 23. 59. Dengan segenap cinta dan getar yang bergelora. Getar-getar itu
semakin melengkapi keyakinan tahun ini saya bisa finish sebagai duta teknologi.
Semoga!


.jpg)
.jpg)
.png)
.jpg)
0 Comments:
Posting Komentar